WISUDA, YA SUDAH WISUDA

#Originally posted at 5 February 2011

Well, hari yang paling ditunggu sepanjang tahun 2011, WISUDA. Senang bukan kepayang hingga akhirnya bisa melewati hari bersejarah bernama wisuda. Rasanya hari itu di keningku terpatri pahatan bertuliskan ‘ORANG PALING HEPI SEDUNIA”. Hari yang indah. Mempersembahkan kelulusan untuk kedua orangtuaku tercinta, dua adik manisku, dan keluarga lainnya. Ini jeprat – jepret momen bahagiaku seharian penuh. Ya, meski nggak ada pendamping wisuda, tetapi hari itu benar – benar full bahagianya. Terima kasih semuaaaaa, ini foto – fotonyaaaaa. 🙂

Sarjana Baru mejeng di depan Balairung UI

thanks for all who came to my graduation

GLADIRESIK WISUDA, SIK-A-SIK

#Originally posted at 2 February 2011

Ini adalah salah satu hari yang ditunggu setelah proses panjang menuju kelulusan. Gladiresik Wisuda. Aaah, sibuk dandan – dandan, foto disana – sini, foto sama situ dan sini. Totally FUN!!!! Nih monggo diintip beberapa jepretan foto selama GR. Selamat lihat – lihat, hari itu akan selalu kita ingat. 🙂

Location : FISIP and Balairung Universitas Indonesia

with my neighbour, Sevha

sama Ratu Depok, Miss Ruthy

Keluarga ADM 2006 Lulusan Semester Ganjil

Cewe Fiskal Nih, cantik-cantik kaannn

LOVEEEE IITTTTT!!!!

Bisik Semangat untuk Si Asik

#Originally posted at 29 January 2011

Teruntuk @triaasik

Halo gadis asik nan cantik berlaku menarik. Aku tak kan memulai surat ini dengan pertanyaan soal kabarmu, karena kuyakin keadaanmu dalam kondisi baik saja, ditengah keluarga yang berbahagia, kekasih penuh cinta tiada tara, serta sahabat-sahabat luar biasa dimana saja. Doaku yang mengirimimu surat ini pun sama, selalu kau dalam lindungan Yang Maha Kuasa. Amin.

Dengan dibacanya surat tanpa nama pengirim ini olehmu, mungkin membawamu seketika pada kondisi yang membingungkan. Tapi tenanglah, tak ada yang perlu dikhawatirkan dari sepucuk surat tanpa nama ini. Kau hanya perlu membacanya, mengingatnya sesekali nanti pada waktu yang aku tak tau, dan menyadari bahwa diluar sini masih ada seseorang yang selalu mendoakanmu dalam bahagia selamanya.

Tria,

saat kau membaca surat ini, aku tak tau bagaimana air mukamu terbaca, tapi kuyakin akan wajahmu yang menerima hangat surat tanpa nama ini, dengan senyum mengembang sesekali. Meski tanpa nama, aku yakin kau membaca surat ini tanpa terlewat satu kata pun, aku yakin kau dalami pesanku dalam surat ini, dan aku yakin kau ingin segera membalasnya tanpa tahu aku siapa.

Tria,

bisa saja aku tetiba menampakkan diri di hadapmu, namun waktu belum juga merestui pertemuan kita. Aku mengerti padatnya kesibukanmu, dan kuyakin kau mengerti benar akan kondisi yang memang belum menyetujui adanya jumpa lagi antara kita. Bicara soal kesibukanmu, aku tahu kau tengah menempuh sisa-sisa akhir perjalananmu di bangku perguruan tinggi di kotamu singgah kini. Doaku, segala urusanmu dalam penyelesaian tugas akhir perkuliahan itu segera dapat terselesaikan. Semoga Yang Maha Kuasa memberikan kemudahan dalam setiap langkahmu menyelesaikan masterpiece dalam jenjang Strata 1-mu itu, dilancarkan semua hal yang berkenaan dengan yang tersebut, serta memperoleh buah manis dari segala perjuanganmu yang kadang berjalan tak sesuai rencana. Tria, yakinlah bahwa semua lelah yang kau kerjakan hari ini akan terbayar indah pada waktunya nanti. Tak ada upaya yang sia-sia jika dikerjakan sepenuh jiwa, tak lupa doa senantiasa dipanjatkan demi ridho-Nya.

Tria,

tanamkan dalam hati bahwa tidak ada yang sulit selagi kau mau berusaha. Everything is easy when you know how. Segala rintangan dan kejutan dalam perjalananmu menyelesaikan tugas akhir ini mengajarkan kita bahwa tak ada cara instant menuju sukses. Semua butuh proses dan pengorbanan. Hidup ini bukan semacam telepon seluler yang dengan mudahnya dapat kita atur shortcut-nya. Nikmati perjalananmu pada tahap ini, karena nantinya ketika kau berhasil kelak, kau akan merindukan saat-saat perihnya keringat mengucur di dahimu. Tak ada salahnya mengorbankan hal-hal yang tidak terlalu penting di saat-saat ini, karena nantinya kau akan mendapatkan anugerah yang tak kalah luar biasa indah.

Tria,

setelah usaha dan kerja yang tak lelah, lanjutkanlah dengan berserah kepada-Nya. Kembalikan segala hasil akhir pada yang memegang kuasa di alam semesta ini. Ketika beban semakin berat, niscaya pertolongan-Nya akan semakin dekat. Tak lupa titipkan doamu juga pada orang-orang terdekat, percayakan bahwa mereka adalah benar orang-orang yang hebat. Ketahuilah bahwa namamu tak pernah lupa disebut dalam setiap doa Ibu dan Ayahmu, serta kedua kakakmu. Namamu pun sudah baik dihapal oleh rekan-rekanmu dalam doa yang mereka rapal. Kekasihmu pun selalu memanjatkan harap pada bahagia yang sama untuk kalian dalam waktu dekat ini.

Tria,

fokuskan dirimu pada pencapaian terdekat dan terhebat dalam tahap ini. Ini hanya sekelumit cerita dari buku perjalananmu. Dan ingatlah ini bukan akhir dari perjalanan, karena akan ada perjalanan selanjutnya yang terkira akan lebih berat. Tapi yakinlah, setelah kau dapat melewati sulitnya hari ini, kau akan terbiasa dan lebih siap dan sigap melewati kerikil yang ada selanjutnya. Tetap berusaha dan berdoa, maka hal yang tak mudah akan terlewati begitu saja.

Tria,

setelah kau membaca surat tanpa nama ini, mungkin kau menggerutu betapa aku terkesan mengguruimu. Sungguh aku tak bermaksud begitu. Anggap saja aku adalah kelinci yang sudah diujicobakan sebelumnya, sehingga aku dapat memberimu sedikit celah dimana kau akan mampu meloncat dengan loncatan terindahmu tanpa cedera. Aku membiarkan surat ini tetap tanpa nama bukan tanpa alasan, Tria. Bukan maksudku untuk melakukan teror sederhana. Aku hanya bermaksud membisikkan semangat padamu dalam perjalananmu yang hampir selesai ini. Tanpa kau tahu darimana asal dan rupanya, kuharap bisikan ini akan selalu terngiang dalam ingatanmu dan menjadi pemacu semangatmu. Aku akan menunggumu di titik finish. Dan bersiaplah menerima pelukan kebanggaan dariku nantinya. Semangat selalu a bachelor-to-be.

Ingat selalu bisikan ini yaa gadis asik. 🙂

Sahabat, Bingkai Cerita Foto

#Originally posted at 21 January 2011

Sahabat, Bingkai Cerita Foto

Heyhooo.. Ikutan proyek menulis cerpen nulisbuku.com lagi yuk. Kali ini temanya SAHABAT. Yak, they’re fabolous. They’re my best-est-friends! Ceritaku tentang sahabat ini ada di Buku 1 SAHABAT di nulisbuku.com. Bagi yang ingin tahu cerita lengkapnya, bisa order segera ya. IDR 45ribu saja, siapa tahu ceritamulah yang kubingkai disana. Ini sedikit cuplikan naskah ceritaku ya, selamat membaca. Jangan lupa order bukunya. 🙂

…SUPERSEPRIL adalah sahabat terbaikku hingga kini. Karena sebaik-baiknya sabahat adalah sebagai pengingat saat alpa, tetapi pernah juga melakukan dosa bersama. I love you, My Super Girls…

kuyakini bahwa mengenal sahabat-sahabatku adalah bahagia yang tak terencana, dan hari-hari bersama mereka tak butuh rencana-rencana untuk bahagia.

kuyakini bahwa sahabat adalah sosok kuat yang memelukku hangat ketika harus berbagi penat. Sahabat adalah tangan dahsyat yang menggamitku erat saat harus berbagi berat. I love you, My Best-est…

aku menyadari bahwa sahabat tidak mengenal sungkan untuk meminta maaf, tidak juga menunda memberikan maaf, tidak berat kata mengucap terima kasih, dan tidak mengenal kata enggan untuk memberi bantuan dan pertolongan. And how precious you are in my life, dearest my bestfriends… 🙂

 

Ohya, untuk catatan, cover Buku 1 Sahabat ini yang ini yaaa. Jangan lupa dipesan kawan – kawan semua. 🙂

S.A.H.A.B.A.T