Heartbreak Getaway

Meneropong kaleidoskop 2011, akhir tahun ditutup dengan pamungkas yang bikin hati meranggas. Singkatnya, aku patah hati. Siapa yang mematahkan? Ups, soal itu cukup aku saja yang tahu. Intinya, keadaan yang tidak memungkinkan bagi dua orang anak manusia untuk melanjutkan ke jenjang keseriusan hubungan. Tsaahhh.. Well, di postingan kali ini aku bukannya mau membahas soal ke-patah-hati-an-yang-tidak-hati-hati itu, tapi soal heartbreak getaway yang kulewati setalahnya. Kunamai heartbreak getaway dengan tujuan setelah perjalanan tersebut aku bisa melupakan, minimal tidak selalu mengingat hal-hal pahit yang nggak mau aku ungkit-ungkit. Postingan ini keseluruhan captureselama perjalanan 2 hari yang menggugah hati. Tsaahh.. :p

Oke, perjalanan membebaskan kegundahan ini berlangsung Sabtu – Minggu, 24-25 Desember 2011 ke rumah peristirahatan keluarga seorang temanku di Parung Kuda, Sukabumi. Ini nih personil galau goes to Like-earth.

eta-indah-aku-fera

Sebenarnya, perjalanan ini antara niat dan tidak niat. Bayangkan saja, pukul 3 sore kami baru meluncrur dari  Pondok Gede, and thanks God jalanan yang tadinya diperkirakan macet total justru menawarkan persahabatan yang kental. Tiba di rumah peristirahatan tepat waktu Isya waktu setempat, ternyata kami sudah disuguhi hasil kebun daerah setempat. Durian, rambutan, dan manggis dengan lahap jadi santapan malam kami yang nikmat. Alhamdulillah. Malam pun semakin larut. Ayam, nasi, dan segala buah-buahan hasil panen tadi sudah selamat sampai ke perut. Harusnya siih tidur nyenyak dengan bungan tidur yang lembut. Tapi memang kebersamaan seperti ini pasti sesi curhat dari hati ke hati tak boleh luput. Memang bukan cerita gamblang. Tapi aku yakin masing-masing dari kami tahu isi hati yang lain dengan gamblang. Buktinya, ketika di salah satu stasiun tv menampilkan lagu Listen-nya Mariah Carey, ketiga temanku in langsung mencandaiku. Ya, lagi-lagi mereka terlalu mengerti rekannya yang sedang patah hati. I love them.

Berlanjut ke hari kedua. Semula Fanny, salah satu rekan kami yang lain, berniat menyusul. Tetapi karena satu dan lain hal, hal itu batal, sehingga kami tetap melanjutkan perjalanan berempat. Dan memutuskan untuk meluncur dari Sukabumi siang hari dengan tujuan Bogor. Ya, apalagi selain wisata kuliner yang kami tuju bukan. Kami memilih Kedai Kita, di Jalan Pangrango untuk menghabiskan santap siang. Berikut ini captured beberapa menu pesanan kami. Semoga menambah referensi Anda. Silakan dilirik-lirik.

mie ayam

 

bakso sapi

mie hot plate - lada hitam

Setelah kenyang menggembul melahap santap siang. Perjalanan selanjutnya adalah berburu buah tangan untuk personil di rumah. Target yang kami gaet adalah PIA APPLE PIE. Ini nih waktu aku mejeng disana.

me at PIA APPLE PIE

 

buah tangan untuk yang di rumah

Selesai berburu pie, lanjut menyerbu depot klappertart yang terletak di sebelahnya.

foto duluu sebelum pulang

 

Dan akhirnya berakhirlah perjalanan patah hatiku di penghujung 2011 yang lalu. Selalu ada cara untuk berjalan menjauhi masa lalu tanpa perlu mematok waktu. Aku mengerti itu. Dan kamu, yang tak sempat  jadi milikku, kudoakan bahagia selalu, tanpa aku. 🙂

 

 

 

 

 

 

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s