Selamat Melangkah Duluan dari Kuningan, Oland

Surat Cinta Hari ke-2

Teruntuk @olandrudy

Graduation Rehearsal with Olandrudy

 

Hai, Oland… Mungkin ini kali pertama buatku menyapamu dengan panggilan Oland. Ya, sejak pertemuan dan perkenalan kita di kampus Depok beberapa tahun lalu, memang aku selalu memanggilmu Rudi. Tapi bukan berarti aku tak diperkenankan memanggilmu Oland, bukan? Ya, sebut saja ini usaha mempermudah lidahku dalam pengucapan namamu buat si cadel macam aku. Hhehe..

Rasanya aku tak perlu bertanya apa kabar. Aku tahu pasti hatimu kini sedang berdebar bar-bar. Akan ada hari baru, pengalaman baru, rekan baru, dan perjalanan baru mulai esok pagi untukmu. Tentunya di kantormu yang baru. Untungnya berita baik ini kudapat langsung darimu, bukan hasil bisik-bisik sekitar yang tak sengaja terdengar. Bukan pula hasil gerilya per-kepo-an yang gencar. Aku turut bahagia mendengar kepindahanmu ke kantor yang baru. Meski aku belum tahu dimana tepatnya itu, tetapi bukankah turut bahagia itu tak perlu meragu? Aku yakin, ini adalah fase dalam hidupmu dimana kesempatan di hadapan bertemu indah dengan pertimbangan-pertimbangan penuh kematangan. Aku percaya, ini adalah sebaik-baiknya pilihan yang kau putuskan.

Aku adalah pihak luar; yang hanya tahu keseharianmu secara garis besar. Tapi percayalah Oland, aku mendukung selalu teman-temanku mewujudkan mimpi-mimpi mereka yang besar. Surat cinta ini kutulis tepat di malam sebelum kau memulai hari-hari baru di jejeran hutan beton Thamrin. Sekedar ucapan pemompa semangat, juga sekedar pengingat. Bahwa sebelumnya kita pernah bertetangga di barisan beton Rasuna Said. Bahwa sebelumnya kau masuk kantor pertamamu 2 hari lebih awal sebelum aku masuk kantor pertamaku (hingga kini). Bahwa sebelumnya kita lulus dari almamater yang sama dengan wisuda di sebuah Sabtu 5 Februari setahun lalu. Bahwa sebelumnya kau dan aku mengalami masa krisis dalam penyelesaian skripsi yang menguras hati. Bahwa sebelumnya kita pernah bersaing untuk memperebutkan sebuah kursi di jurusan di salah satu universitas ternama di negeri ini, hingga akhirnya kita sama-sama berhasil menyelesaikan masa studi.

Dear Oland, mulai besok kita tak lagi sama-sama menghirup udara tercemar polusi di langit Kuningan. Mulai besok kau akan memulai perjalanan baru yang akan dilewati, sementara aku masih bertahan menjadi gadis yang bermesraan dengan beraneka faktur dan retur. Mulai besok, mungkin ada yang akan merasakan kekosongan saat mendapati meja kerja tempatmu tak bertuan lagi. Dan di lain tempat yang aku belum tahu pasti, ada yang akan menyambut kehadiranmu dengan posisi yang kau isi.

Selamat merajut kisah baru, semangat mengejar mimpi-mimpi yang kau tuju. Selamat melangkah duluan dari Kuningan, Oland.

*ps: salam kecup untuk Sisil ya, Tulang 🙂 

Advertisements

2 responses

  1. NO MORE WORDS to say thank you for this nice post, best of luck for you too, Yani. Your blog is gorgeous and I’m flattered to read your beautiful words. Thank you :’))))

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s