hampir saja

Beberapa menit lalu, aku baru menyadari sebuah kebodohan yang kunikmati akhir-akhir ini. Apa itu? Cukup aku yang tahu. Sama sekali bukan soal pekerjaan. Justru bisa dibilang ini soal perasaan.

Rasanya sulit sekali berada pada titik limbung maksimal yang belum pernah kulewati sebelumnya. Titik dimana aku disergap ketakutan untuk melangkah. Sekaligus diliputi keingintahuan atas apa yang akan terjadi di depan. Bimbang menimbang-nimbang. Bingung menentukan keputusan atas segala kemungkinan yang gencar mendengung.

Rasanya seperti tidak ingin kemana-mana. Tidak ingin bicara atau bertemu dengan siapa-siapa. Kabut takut sedang menyelimutiku. Pernah merasa berada di posisi yang goyah? Yang bisa membuatmu jatuh dengan mudah? Itu yang aku rasakan sekarang.

Aku takut jatuh; jatuh pada tempat yang tak seharusnya. Yang ternyata di sana hanya kudapati luka, bukan tempatku berada untuk bahagia. Aku takut. Kamu, maaf yaa…

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s