dua-satu-dua

Photo from here

Selamat tanggal dua puluh satu September. Selamat menggenapkan bulan kedua kebersamaan.

Sejak dua bulan lalu, hari keduapuluhsatu di setiap bulan baru menjadi hari yang aku tunggu. Bukan ulang tahunku tentu. Bukan juga ulang tahun keluarga dekatku, bukan pula jadwal suntikan dana segar dari kantorku bekerja. Di duapuluhsatu, adanya aku dan kamu. Dua, menjadi satu.

Di duapuluhsatu kedua ini, teman terdekat kita masih saja sama. Jarak. Dan amunisi terhebat kita masih juga terjaga. Harapan.

Seperti angin, segala angan dan ingin ditiupkan. Kebahagiaan akan melewati jalannya sendiri, dengan izin-Nya. Kitalah yang memilih untuk menantinya.

Di duapuluhsatu kedua ini, selain harapan akan kebahagiaan yang menaungi hingga masa depan, ada banyak terima kasih yang ingin aku ucapkan. Di saat orang lain menyangsikan apa yang tengah kita perjuangkan, lebih banyak pula orang lainnya yang dengan baik hati mendoakan kita kelak dalam payung kebersamaan.

Terima kasih sudah mau dan mampu bertahan hingga duapuluhsatu kedua di September ini. Terima kasih telah menjadi Hulk yang paling melindungi, memperhatikan, dan memahami.

—- Aku; putri (ke)tidur(an) yang suka (ke)siang(an).

Advertisements

2 responses

  1. seneng yaah bacanya. 😀

    oiya nyontek punya orang, tp menurut aku ini bagus banget.. jadi gini kata2nya “kita hanya menukar waktu dan penantiannya kita dengan merindu lalu menabungnya untuk kebersamaannya kita nanti”

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s