magical may

Mei sudah pergi, bergantilan dengan Juni. Apa kabar hati? Masihkah adem ayem menanti? Haha, soal penantian ini memang akan mnjadi babak panjang yang harus dilewati. Tentunya dengan hati-hati.

Sebagai pecandu rindu, saya dan hulk (masih inget dong ini nickname untuk siapa , hehe) terbiasa melakukan estimasi kapan kami berkesempatan bertemu kembali. Atau singkatnya, kapan hulk bisa kembali rehat dari pekerjaannya di pulau paling timur ibu pertiwi ke Jakarta, tempat keluarganya dan saya berada. Estimasi jatuh pada libur lebaran Agustus mendatang. Tapi siapa sangka, siapa yang menduga. Beberapa hari setelah saya postingan ini saya publish, tepatnya di sore tanggal 21 Mei lalu, hulk tiba-tiba bilang dirinya sudah berada di antara kemacetan dan hutan beton Jakarta. What? Hulk di Jakarta. Mimpi apa semalam saya? Senyum-senyum histeris ditahan gitu deh pas lagi di bis sore sepulang kantor. Antara nggak percaya dan nggak sabar mau ketemu sih saya, haha.

Malam itu, hulk langsung mampir ke rumah saya dari bandara. Ahey, sumringah dan salah tingkah. Cerita punya cerita, ternyata kepulangan hulk kali ini bukan hal yang tiba-tiba. Saya sempet bingung, kok bisa hulk pulang padahal baru sebulan berangkat, kan jadwalnya per empat bulan sekali baru bisa pulang. Ternyata, hulk dan rekan-rekannya ada semacam training dan seminar yang berlangsung di kantor pusatnya, di Sudirman. Jadilah, beberapa hari ke depan saya bisa berangkat dan pulang kantor bareng. Yeaaayyy! Jadwal hulk di Jakarta padat merayap bagai kemacetan office hour. Meeting ini itu, belum lagi jadwal kongkow sama temen-temennya after office. Ya lagi-lagi, saya harus menanamkan prinsip sabar-sabar dalam berpacar.

Akhirnya sampai juga di hari di mana hulk free seharian. Huwaaa, tapi weekday. Kan saya kerja, gimana nemeninnya? Hm, dengan mempertimbangkan load kerjaan banding keinginan mengakrabkan kebersamaan, maka dengan ini saya memutuskan untuk mengambil CUTI, sehari. HHIHIHII! Agak di luar kebiasaan sih saya cuti selain lebaran dan keperluan pribadi yang mendesak. Tapi terlepas dari tujuannya apa, cuti kan hak saya sebagai pekerja. Terlebih lagi, saya sudah menyelesaikan pekerjaan saya sebagaimana mestinya, dan sudah dapat approval dari atasan saya. Maka, berangkatlah saya dan hulk untuk menghabiskan waktu bersama (baca: cari macet-macetan seharian). Ya perginya nggak jauh-jauh amat sih memang, dan nggak ngapa-ngapain juga selain makan dan ngobrol panjang. Tapi ini semacam midweek escape buat saya, refreshing otak dari kerjaan dan redefining our relationship dengan pasangan. *halah*

Niatnya sih mau cari-cari tempat lucu buat menggembul bersama. Yang bisa menghirup udara segar supaya badan tetap bugar dan kekar (hulk doang ini mah). Jadilah kami mendaratkan tujuan ke sebuah resto yang di terkenal dengan olahan susu dan yogurt-nya. Berhubung kami berdua pemalu (alias nggak siap malu dan malu-maluin) buat foto-foto melulu, jadi cuma gambar-gamber berikut aja nih yang bisa kami pamerkan untuk memanjakan mata anda semua. *sumpah nggak penting hehe*

riverside

riverside

minta di-cie-cie-in banget, siihhh xp

minta di-cie-cie-in banget, siihhh xp

Tibalah kita pada episode ‘ada pertemuan, ada perpisahan’. Hiks. Ditinggal lagi deh. *lebay* Hulk harus kembali ke tanah perjuangannya di Papua. Kembali fokus pada pekerjaan masing-masing, dan kembali merindukan dengan saling dan paling.

Dari kepulangan hulk dengan label kejutan ini, saya menyadari bahwa doa yang kita panjatkan akan dijawab Tuhan sesuai kehendak-Nya. Rasanya baru saja saya mengutarakan keinginan untuk ketemu hulk lagi, ingin berangkat atau pulang kantor bareng, memamahbiak bareng, dan lainnya. Dan kesemuanya Tuhan kabulkan lebih cepat dari perkiraan saya sebelumnya. Ya, saya salah. Sebab tak ada yang terlalu cepat ataupun terlambat menurut-Nya. Semua terjadi dengan tepat, sesuai kehendak Yang Maha Mengatur Segala. Alhamdulillah. It was Magical May.

Advertisements