Mojok di Depok

Hari terakhir di tahun 2013 ini dimeriahkan oleh jatah cuti penghabisan yang saya ambil. Tidak ada rencana pergi atau apapun sih sebenernya. Cuma mau ngabisin jatah cuti tahunan di 2013. Daaann, kenyataannya nggak cuti-cuti amat sih. Masih ada berkali-kali tanpa henti dering telepon kantor yang masuk ke ponsel saya. Hm, masih saya tanggapi. Tapi ternyata ada beberapa panggilan tak terjawab juga. Bukan maksud nggak mau angkat teleponnya, tapi memang lagi nggak ‘ngeh’ aja kalo ada telepon. And wait, di cuti terakhir yang berbahagia ini pun saya masih ngurusin perihal bau-bau soal kantor.

Jadi, sehubungan dengan video kontes yang diselenggarakan kantor saya, hari ini saya janjian sama pihak yang bantuin shooting sampe editing gambar untuk ambil dvd hasilnya. Janjiannya di Depok. Hm, denger kata Depok rasanya tulang mau rontok gak sih secara saya domisili di Bekasi. Tapi sebentar, kok ya sebagai alumni perkuliahan di Depok kota Belimbing, rasanya saya juga cukup rindu akan keramahan jalan dan jajanan di sana. Tiga tahun berlalu dan banyak sekali perubahan di kota perjuangan buat saya ini.

Beruntunglah, salah seorang sahabat saya, Teh Fanny bersedia menemani saya untuk mengambil video acara kantor saya. Nggak heran sih si teteh yang satu ini siap sedia nemenin saya, memang dasarnya jiwa petualang plus pemalu (perempuan makan melulu), si teteh nggak akan nolak sama yang namanya jelalah kuliner alias jalan-jalan jajan. Mau tahu betapa geulis-nya teteh yang hobi ngetrip baik ransel maupun koper? Ini dia, Teh Fanny.

image

Nah, foto ini diambil di pemberhentian pertama kami. Habis ujan sepagian, kami memasrahkan diri pada semangkuk bakwan malang yang jadi favorit saya dkk semasa kuliah dulu. Ini kedai Bakso Malang Citra. Lokasinya di Jl. Margonda Raya No. 515 Depok. Persisnya samping kanan gerai foto Mari Pro yang berada di deretan Es Pocong. Ini nih wujud bakwan malang yang berhasil mendamaikan cacing-cacing di perut kami.

image

Kuahnya nggak usah ditanya gimana ajibnya. Pangsit rebus sama bakso uratnya sungguh juara menggugah selera. Harga bakso biasa (4 pieces) dibandol 10.000, bakso special (5 pieces) dihargai 12.500, dan bakso komplit yang berisi 6 pieces sebesar 15.000. Harga minuman di sini juga standar kok. Dan satu lagi, saos yang digunakan di kedai bakso ini pake ABC, bukan saos seperti di abang bakso keliling (bukan iklan).

Selesai memanjakan mulut dan perut, kami memutuskan untuk sholat dzuhur di Musholla FISIP UI. Dannn, betapa kagetnya saya dengan kenyataan bahwa bis kuning tak lagi ada. Sekarang bis kampus yang disediakan untuk mahasiswa warnanya abu-abu. Baru tahu saya. Jadi seperti ini.

image

Selesai sholat, rencana awal kami ingin makan mie ayam di pelataran parkiran FIB. Tapi sayang, si abang beserta gerobaknya tak nampak dalam pandangan kami siang itu. Jadilah kami memilih alternatif untuk mengisi perut (kembali). Kami memutuskan untuk mencoba Sushi di gerai Takarajima Sushi. Waktu saya kuliah, sushi ini belum ada. Semakin ke sini, banyak yang rekomen atas kehadiran gerai ini di tengah hiruk pikuk gejolak pengisian perut di jejeran Margonda. Menurut review yang kami baca sebelumnya di blogpost orang-orang, gerai sushi ini berada di deretan kiri dari Es Pocong, seberang Mi Ayam Berkat. Tapi ternyata sudah pindah saudara-saudara. Pindahnya nggak jauh sih, sekitar 100 meter. Jadi berada di deretan kanan Es Pocong. Jalanlah kami menuju kudapan selanjutnya. Dan inilah menu yang kami pesan.

image

Yang ini adalah Volcano Roll. Saya suka sekali. Salmon dan crab dikawinkan oleh spicy mayonaise yang aduhai. Ada delapan potong untuk sajian roll ini. Menu kedua yang kami pesan adalah Salmon Crunchy Roll. Salmon fresh dibalut nasi padat yang ditaburi krenyes-krenyes garing yang menggoyang lidah. Salmonnya enak, lembut, dan sama sekali tidak amis. Ini nih salmon yang berhasil mengalihkan duniaku.

image

Next stop, please! Hehehe, tujuan kami selanjutnya adalah Ranah Kopi. Maksud hati ingin ngopi-ngopi cantik, apa daya kedai kopi ini tutup di hari terakhir tahun 2013 ini. Pfft. Kecewa sih, sudah membayangkan legitnya kopi rekomendasi salah seorang teman saya yang paham seluk beluk Margonda.

Dengan wajah lesu dan sedikit malu-malu tapi mau, kami memutuskan untuk segera ke depot Bubur Jagung untuk take away sebagai pelengkap wisata perut kami. Namun lagi-lagi kami harus menelan pil kekecewaan. Bubur jagungnya pun tutup. Hopeless dooonggg. *manyun*

Eits, perut masih ingin dimanja nampaknya dan kami tidak bisa berdiam diri saja. Akhirnya setelah menyusuri deretan jajanan sekitar Margonda, kami melangkahkan kaki ke salah satu kedai yang menarik perhatian kami, Dapur Duren. Saya memang belum pernah mencoba sebelumnya, tapi dengan bekal keinginan kuat untuk mencari sesuap es-es-an, maka melangkah mantaplah kamj ke dalam kedai yang menyediakan aneka rupa penganan dalam bahan durian. Kesukaan saya dan Teh Fanny.

image

Disini menyediakan segala per-durian-an, dari sushi durian, pancake, kinca, ketan durian, sop durian, lumpia, dan banyak variasi durian lainnya. Nah, di foto di atas, yang sebelah kanan adalah Es Ekstra Durian. Isinya daging durian tanpa biji, potongan alpukat, ditambah susu kental manis coklat. Sementara yang kiri adalah Es Riang Gembira, isinya daging durian tanpa biji, diselimuti parutan keju kasar, dilumuri susu kental manis putih. Kedua es ini enak banget, tapi sayangnya menurut kami terlalu besar potongan-potongan es baloknya. Seandainya es baloknya diserut, mungkin akan lebih ramah saat mampir di mulut. Well, itu hanya opini kami saja loh ya.

Akhirnya petualangan mulut dan perut kami harus berakhir. Tapi tenang, keinginan kami untuk melakukan perjalanan perjajanan akan selalu ada. Sekian dulu postingan saya di hari Selasa penutup tahun 2013 yang berbahagia. Happy new year 2014!

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s